← kembali
demi janggut merlin dan semua yang mendambakan keaslian
berat aku disapu takjub yang mengintip dibalik kesalahpahaman
kemudian pekat malam membuat hari terasa bagai mimpi
mana yang asli? mengapa bisa terjadi? ngapain aja tadi?
 
halah
makin tua, makin tumbuh, kita malah merasa makin kecil
tau batas. terlatih menggigit sesuai porsi yang bisa dikunyah
terbuka ditanya "dompet aman?" terhadap segala sesuatunya
lupakan introspeksi, uraikan kusutnya jadi langkah langkah
 
menelusuri satu persatu
 
meski, kadang, masih suka kangen main tanah
kangen meraup merasakan basah kotornya di telapak tangan
menggenggam teksturnya yang meruap harum
seperti kenikmatan tanpa dosa
 
sesederhana itu. tapi kenapa jauh banget?
kebanyakan ngabisin waktu di atas awan merubah
yang tadinya banyak jadi satu
 
sandaran yang menjanjikan tubuh tuhan
perlahan malah menjelma jadi kita yang lain
 
dahlah
intinya
aku ingin mengukur bumi, jengkal demi jengkal

janggut merlin

Agustus 2022 · ID