← back
apa yang kamu rasakan ketika kebut motormu sampai
merubah lelampuan di jalanan menjadi sekabur peran
yang kamu mainkan di waktu leher masih bisa berputar
kanan kiri bikin badan berubah jadi seelok jemarinya
yang dulu sempat menggenggam erat jemarimu namun
rupa rupanya sayangnya kamu tidak membalas
genggaman eratnya dengan air suci dari mata hati
 
aku adalah seekor unicorn
satu tanduk mencuat di jidat
dan aku lah yang akan
aku adalah seekor unicorn
 
mimpi apa yang kamu jumpai semalam sehabis kamu
meneguk habis sebotol anggur yang langsung dipetik
dari taman surga sehabis kebetulan ketemuan sama
siapa ya namanya lupa pokoknya orangnya tinggi tegap
bijaksana dan suaranya lembut mendalam seperti
 
aku adalah perih lambung kelaparan
panas yang mendalam di tengah badan
dan aku lah yang akan
aku adalah perih lambung kelaparan
 
aku lah yang akan memberimu rasa euforia yang kamu
nantikan semenjak pertamakali kamu mengenal yang
namanya keinginan aku lah padang raksasa yang akan
menjebakmu dalam kebebasan dan dengan telunjuk ini
aku akan membawamu ke utara ke tempat yang
 
kira kira kemana ia beringsut bertanya tanya
karena sebenarnya sedari dulu kita memperhatikan
sambil kasihan elus elus dada berharap dirinya tetap
 
setabah apa lagi dirinya harus menjadi
bukankah sudah cukup sudah desar desir ilahi yang kian
menguji batas batas dengan harapan akan terus
 
harus seberapa tinggi lagi ia berkembang
karena perasaan baru kemarin ada seorang bapak
memujinya mengatakan bahwa dirinya rupanya jauh
lebih dewasa dari anak anak seumurannya
 
iya iya sebenarnya kita juga udah kasih tau dia buat
berhenti cari ujung dan mulai berjalan demi detik detik
di mana keberadaan diaksentuasikan dengan pikiran
yang setidaknya diusahakan agar tidak berantakan
 
tapi anehnya beberapa hari lalu ia mulai berbicara soal
dua ekor berang berang di beranda sedang mengigaukan
kata yang tajam seperti sepisaupi sepisau sepi
 
katanya kini ia sudah mulai berani untuk menghampiri
jika suatu saat akan ada keranda datang melayang
merahmatkan arwah para kusir yang kelewat lelah
setelah melakukan urusan urusan profesionalll
 
aku ingat waktu kami menduduki gedung dprri
aku ingat angin dari kiri menghembus asap berbagai
daun di jemari sambil menyaksikan mereka membasmi
kuman kuman priori

seekor unicorn

August 2020 · ID